ORTODONTI ANTARA PERAWATAN ATAU FASHION

ORTODONTI ANTARA PERAWATAN ATAU FASHION

Dewi Purnamasari Tampubolon

090600133

Mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi

Universitas Sumatera Utara

ABSTRACT

In this period, some people some time don’t know for what they doing. They just want to follow what the other doing. Fashion in the first reason for it. Orthodontic is the sample what is the wrong perception. For the first, the function of orthodontic is solution malocclusion. But now orthodontic not only to give solution to malocclusion problem. Relation ship between orthodontic and fashion now is a very popular. What is orthodontic must we know before we doing it. History and what is the function of orthodontic. What is the kind of orthodontic, so we can use it with what we need. And then we must know that not all of treatment can to make as fashion. So people need a socialization about what the better they doing if they want to know about orthodontic.

Key words      : fashion, function  orthodontic, Malocclusion.

PENDAHULUAN

Gigi adalah hal yang bisa mempangeruhi penampilan dan akhirnya mengganggu taraf kepercayaan diri seseorang dan terkadang dapat menimbulkan trauma.2,7 Karena itu diperlukan cara untuk mengatasi hal tersebut. Pada awalnya ortodonti adalah ilmu yang membahas tentang oklusi, bagaimana oklusi berkembang, mempertahankan agar oklusi tetap baik letak dan fungsinya dan mengadakan koreksi apabila terjadi kelainan – kelainan oklusi atau mengaawasi pertumbuhan dan perkembangan system pengunyahan, sehingga tidak terjadi penyimpangan dan kelainan.1,2,3,4 Tujuan utama ortodonti adalah untuk memperoleh oklusi yang optimal harmonis, baik letak maupun fungsinya.2 Namun sekarang ini penggunaan utama ortodonti telah beralih fungsi menjadi fashion atau tren sesuai dengan perkembangan zaman.7 kesalahan pandangan inilah yang terkadang membuat kegunaan dari ortodonti tersebut menjadi samar. Namun terkadang, hal ini juga membantu seseorang untuk rajin untuk mengkontrol giginya.

PENGERTIAN DAN SEJARAH ORTODONTI

Ortodonti adalah ilmu yang mempelajari tentang pencegahan dan perawatan sistem pencernaan dalam hal mengunyah.1,2,3,4 Pertama kali ortodonti dikenal karena maloklusi. Sedangkan maloklusi dikenal sejak 24 abad yang lalu.3 Maloklusi adalah kelainan pada rahang sehingga menyebabkan gangguan pada bentuk wajah dan juga sistem pengunyahan.3,4 Maloklusi dibagi menjadi tiga kelas, kelas I,II dam III. Kelas imi dibagi berdasarkan tingkat keparahan kesalahan letak gigi geligi.2 Sekolah pasca sarjana yang pertama dibangun oleh Dr. Edward A.1,3 Dengan adanya sekolah pasca sarjana ini, ortodonti mengalami perkembangan yang sangat pesat. Berkat kerja ahli ortodonti yang dapat memaparkan hasil optimal dari penggunaan ortodonti, ortodonti mengalami perkembangan yang sangat pesat.3

Sampai abad pertengahan perkembangan ilmu kedokteran gigi berkembang sangat lambat. Mencatak gigi pertama kali dilakukan Mattheus Gottfried Purmann pada tahun 1692, dengan menggunakan lilin. Sesudah satu abad lagi baru terbit buku pertama yang semata-mata mengenai maloklusi yang ditulis oleh Kneisek yang berjudul Der Schiefstand der. Prancis adalah negara yang banyak berjasa didalam bidang ortodonti. Karena penulis-penulis di dalam bidang maloklusi dan ortodonti berasal dari negara tersebut.1,3 Jadi ortodonti tersebut sangat erat kaitannya denga maloklusi. Sedikitnya dibutuhkan satu minggu untuk membiasakan diri dengan kawat gigi yang terpasang. Pada awalnya pasien akan merasa kurang nyaman disekitar lidah & pipi bagian dalam ketika kedua bagian tersebut menyentuh kawat gigi. Gigi akan terasa tertarik selama beberapa hari setelah kawat dipasang dan setelah kontrol rutin. Pasien juga akan juga merasakan gigi sedikit goyah.
Kawat gigi akan mudah menjerat sisa makanan dan menimbulkan plak. pasien dianjurkan menyikat gigi lebih sering yaitu pada pagi hari, malam hari, dan setiap selesai makan. Rata-Rata waktu penggunaan kawat gigi untuk perawatan menyeluruh adalah 2 sampai 3 tahun. Waktu perawatan mungkin lebih panjang jika kasus pasien lebih kompleks. Sangat penting menggunakan kawat gigi dan aksesories pendukung lainnya yang dianjurkan dan tepat waktu dalam melakukan kontrol dalam rangka mencapai suatu hasil perawatan yang maksimal.4

Penggunaan ortodonti sebaiknya dimulai sejak usia dini. Penggunaan kawat gigi dapat dimulai ketika semua gigi permanen telah menggantikan gigi susu, sekitar usia 11-14 tahun. Tidak ada batas umur untuk penggunaan kawat gigi, sepanjang pasien mempunyai gusi sehat. Jika pasien memiliki masalah rahang, perawatan boleh dilakukan lebih awal, selagi anak masih dalam masa pertumbuhan yakni antara 11- 14 tahun.4 Oleh karena itu perlu pensosialisasian kegunaan ortodonti terhadap anak-anak. Sehingga kesalahan sistem pengunyahan dapar diatasi sedini mungkin. Terutama bagi mereka yang tinggal didesa atau didaerah terpencil.6

JENIS – JENIS ORTODONTI

Dari segi makanika ortodonti, dokter gigi umumnya menggunakan jenis ortodonti Edgewise. Ortodonti jenis Edgewise dalam perkembangannya memiliki banyak variasi. Namun, meskipun terdapat variasi, sacara umum masih dibagi menjadi tiga yaitu ortodonti standar, terprogram sebagian, dan terprogram sepenuhnya. Ortodonti standar memiliki ketebalan, kemiringan dan alur kawat yang sama untuk semua gigi. Hal ini menyebabkan diperlukannya tenaga ahli yang mampu menggerakkan gigi mencapai posisi yang ideal. Ortodonti terprogram adalah yang memiliki ketebalan, kemiringan dan alur kawat yang sudah di desain berdasarkan posisi yang ideal untuk masing-masing jenis gigi.

Berdasarkan bahan dasar, behel di bagi menjadi behel logam stainless, emas dan porselen.namun harga emas yang mahal membuat kebanyakan orang menggunakan ortodonti jenis logam stainless. Ortodonti berdasarkan letaknya dibagi menjadi 2 yaitu ortodonti labial dan lingual. Ortodonti lingual adalah yang menempel di belakang gigi. Sedangkan ortodonti labial adalah ortodonti yang terletak di depan gigi pada umumnya.

Sebagian besar yang menggunakan ortodonti adalah anak muda, sehingga di pasaran terdapat jenis-jenis behel yang unik seperti bentuk bunga, hati, bintang, dll. Ada juga yang bersinar di tempat gelap. Namun

KEGUNAAN ORTODONTI

Kegunaan utama dari ortodonti adalah memperbaiki bentuk rahang yang salah agar tidak mengganggu sistem pengunyahan.3 Namun masih terdapat kegunaan lain selain hal tersebut yakni :

  1. Perkembangan mental yang lebih sehat

Penggunaan ortodonti pada seseorang secara otomatis akan merubah bentuk wajah seseorang karena itu apabila wajah seseorang mengalami perubahan kearah yang positif, maka akan membantu perkembangan mentalnya.

  1. Mempertinggi daya tahan gigi terhadap terjadinya karies

Letak gigi yang tidak teratur dapat menyebabkan tersembunyinya sisa – sisa makanan. Karbohidrat yang tersembunyi pada gigi akan mengalami fermentasi dan menghasilkan asam yang dapat menyebakan karies. Namun, apabila gigi tela rapi oleh penggunaan orto, maka hal itu dapat terhindarkan.

  1. Menghindar kerusakan gigi dari penyakit periodontal

Sama dengan karies, bentuk gigi yang tidak teratur menyebabkan makanan mengalami fermentasi dan merusak leher gigi.

  1. mencegah dan menghilangkan cara bernafas yang salah.
  2. memperbaiki cara bicara yang salah.
  3. Mengoreksi persediaan temporomandibulator yang abnormal.
  4. Menghilangkan kebiasaan buruk

Contohnya kebiasaan menghisap ibu jari, menggigit-gigit kuku atau bibir menekan dagu.3

FASION

Fashion berasal dari bahasa inggris, yang artinya cara, kebiasaan, atau mode. menurut saya sendiri fashion adalah busana yang menentukan penampilan seseorang dalam suatu acara tertentu, sehingga terlihat berbeda dari sebelumnya.5 Namun, seringkali fashion bukan hanya sebagai busana, namun hingga keseluruh bentuk atau penampilan seseorang.

Perkembangan fashion tidak lepas dari pengaruh informasi. karena informasi merupakan sarana seseorang untuk bisa mengetahui lebih jelas tentang fashion.5 Namun terkadang informasi yang salah dapat membuat seseorang salah persepsi tentang suatu hal.

PEMBAHASAN

Ortodonti tidak bisa diingkari seringkali di gunakan untuk memperbaiki bentuk wajah. Karena bentuk wajah seseorang akan mencerminkan banyak hal dari dalam diri seseorang. Namun, seringkali penggunaan ortodoti yang cukup mahal menjadikannya sebagai ajang pamer kekayaan.7 Seorang anak seringkali memimpikan penggunaan ortodonti sebagai hadiah atas prestasinya. Padahal penggunaan ortodonti tidaklah semudah yang dibayangkan.4 Penggunaan ortodonti seringkali dikait-kaitkan dengan fashion. Ortodonti dapat meningkatkan kepercayaan diri seseorang.7

Darithe patients’ perspective the most important pasien perspektif yang paling pentingmotivation for orthodontic treatment is an motivasi untuk perawatan Orthodontic adalahimprovement in appearance (Tulloch et al ., 1984) perbaikan dalam penampilan (Tulloch et al., 1984)and the main reason patients seek orthodontic dan alasan utama pasien Orthodontic treatment is to minimize psychosocial problems pengobatan adalah untuk meminimalkan masalah psikososial related to their dental and facial appearanceberkaitan dengan kesehatan gigi dan penampilan wajah (Burden and Pine, 1995).(Beban dan Pine, 1995).8 Dari hasil tersebut dapat di simpulkan bahwa karena dapat mamperbaiki penampilan tersebutlah ortodonti seringkali di kaitkan dengan fasion. Sosialisasi adalah kunci utama untuk memperbaiki kesalahan pandangan masyarakat.In the light of the above research, it is cleardontic treatment.

Daftar Pustaka

  1. Moyers, Robert E. Handbook of orthodontics. 4th. United States of America : Year Book Medical Publisher, 1988.
  2. Bhalajhi. Orthodontics-The Art and Science. 1st . New Delhi : Arya Publishing House,1997.
  3. Mokhtar, Mundiyah. Dasar-dasar Orthodomti. 2nd . Medan : Bina Insani Pustaka, 2002.
  4. Akbar, Ali. Apa itu Orthodonti.. http://drgaliakbar.blogspot.com/ (2 Oktober 2009).
  5. Adhe. Fashion. (Mei 2008).http://adhe.wordpress.com/ . (2 Oktober 2009)
  6. Hariyani N, Palupi L, Setiowati D. Improving children’s awareness on Dental Health Using Modeling. Proceeding AOHC and 2nd AMDPH
  7. Erwansyah, Eka. Behel-Antara Kebutuhan Perawatan atau Fashion. http://www.tibun-timur.com. (2 Oktober 2009)
  8. Orlangh H, Petter H, Chris J, Mike S, Donald B. Persepsi profesional manfaat dari perawatan ortodonti. European Journal of Orthodontics. 2001.

1 Comment »

  1. furqon tri fery Said:

    Ass..

    Admin..sya mmbthkan artikel ini buat,rfrensi kti sya..tp dsni ga ad thunny..artikel yg berbntuk pdf bsa dkrm ke email sya ga..?


{ RSS feed for comments on this post} · { TrackBack URI }

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: